Keuntungan Dan Kerugian Jual Beli Apartemen Yang Menentukan Keberhasilan Bisnis Apartemen Anda

by , under Apartemen

Keuntungan Dan Kerugian Jual Beli Apartemen Yang Menentukan Keberhasilan Bisnis Apartemen Anda

Tempat hunian berupa apartemen, akhir-akhir ini lebih diminati oleh masyarakat. Terutama yang berdomisili di daerah perkotaan. Hal ini disebabkan karena gaya dan pola hidup masyarakat yang sudah berubah. Saat ini masyarakat menyukai segala sesuatu yang lebih praktis sehingga memudahkan dalam beraktivitas.

Apalagi letak apartemen yang biasanya berdekatan dengan pusat ekonomi sehingga memudahkan masyarakat dalam memperoleh kebutuhan hidupnya. Didukung dengan fasilitas-fasilitas yang serba menguntungkan, membuat penjualan apartemen menjadi laris manis. Sehingga banyak investor yang melirik bisnis ini sebagai ladang investasinya.

Namun, dibalik fakta tersebut selalu ada kerugian jual beli apartemen. Seperti yang Anda tahu, setiap bisnis pasti memiliki plus minus tersendiri. Untuk itu, jika Anda tertarik dalam bisnis ini.

Anda perlu mengetahui apa saja keuntungan dan kerugian jual beli apartemen berikut ini:

– Keuntungan jual beli apartemen

1. Permintaan yang terus meningkat.

Permintaan akan unit apartemen semakin bertambah. Hal ini dibuktikan dengan adanya berita tentang sold out-nya unit apartemen dalam waktu singkat setelah diadakan lounching. Terutama apartemen yang lokasinya dekat dengan wilayah perkantoran, pusat bisnis, pemukiman ekspatriat, sekitar kampus, dan lokasi strategis yang lain.

2. Capital rate yang tinggi

Karena banyaknya peminat, maka resiko kekosongan aprtemen yang disewa menjadi rendah. Sehingga capital rate-nya menjadi relatif tinggi dan penghasilan pasif Anda akan lancar setiap bulannya.

– Kerugian jual beli apartemen

Tak selamanya jual beli apartemen akan menuai keuntungan. Bisnis ini juga memiliki kerugian, diantaranya:

1. Nilai investasi jangka panjang yang cenderung rendah

Kenaikan harga jual apartemen adalah yang paling rendah diantara jual beli properti yang lain. Sehingga investasi apartemen kurang sesuai untuk dilakukan dalam jangka waktu yang panjang.

Jika dibandingkan dengan investasi rumah maupun tanah yang kenaikannya bisa berkali lipat dalam jangka waktu minimal 5-10 tahun, investasi apartemen tidak bisa menjanjikan hal yang serupa dalam beberapa tahun mendatang.

2. Biaya perawatan rutin yang mahal

Biaya perawatan apartemen dapat dikatakan lebih mahal dibandingkan properti yang lain. Diantara biaya perawatan wajib yang harus dibayarkan oleh pemilik apartemen adalah biaya listrik, air, bahan kebutuhan pokok yang lebih mahal, biaya penguat sinyal telepon dan internet, biaya kebersihan, dan lain sebagainya.

3. Lebih sering mengalami fluktuasi harga.

Tidak ada rumus yang baku dalam penentuan harga unit apartemen. Harga yang dipatok bisa dengan mudah naik ataupun turun tergantung dari kebijakan marketing developer apartemen tersebut.

Biasanya harga apartemen tidak sesuai dengan mekanisme pasar yang berlaku. Melainkan ada permainan harga yang dilakukan oleh developer untuk menaikkan nilai unit apartemen tersebut.

Selain itu, faktor lain yang mempengaruhi harga apartemen adalah lokasi, privasi, dan keamanan. Sehingga anda harus jeli dalam melihat potensi kenaikan harga apartemen jang akan Anda perjual belikan. Sehingga kerugian jual beli apartemen dapat Anda hindari.

4. Salah memilih developer apartemen.

Jika developer yang anda pilih tidak kredibel, ini bisa menjadi kerugian jual beli apartemen. Sebab, developer adalah pihak yang paling bertanggung jawab dalam pembangunan apartemen.

Jika anda menemukan masalah dalam proses balik nama, serta proses klaim bangunan yang terkesan bertele-tele maka itu artinya anda salah memilih developer. Anda tentunya harus sangat cermat dalam memilih developer yang kredibel.

Berikut ini ada beberapa ciri-ciri developer atau pengembang yang tidak bertanggung jawab:

• Brosur yang tidak sesuai

Ketika anda mendapatkan brosur tentang apartemen yang akan anda jual belikan, anda harus menghubungi customer service. Jika layanan yang ditawarkan oleh brosur tidak sama dengan informasi yang anda peroleh dari customer service, itu artinya developer tersebut tidak bertanggung jawab.

• Suka berkelit

Jika dalam draft perjanjian jual beli, anda tidak menemukan pelindungan hak pembeli anda harus mengajukannya kepada developer. Tetapi jika developer itu tetap tidak mau menambahkannya kedalam perjanjian jual beli tersebut, maka dapat dipastikan anda akan tertipu jika tetap melanjutkan proses jual belinya.

• Nama di rekening

Dalam pembayaran apartemen, developer biasanya menggunakan nama PT dalam rekeningnya. Tidak ada developer yang jujur menggunakan nama pribadi dalam proses transfer uang. Jika anda menemukan developer yang melakukan hal tersebut, anda boleh mencurigainya.

• Bertele-tele

Developer yang bermasalah tidak akan mau menjelaskan jangka waktu apartemen dapat diselesaikan, proses dan jangka waktu balik nama dalam sertifikat, penjaminan bebas sengketa dari lahan yang digunakan, dan lain sebagainya.

Biasanya developer tersebut selalu pandai mencari alasan dan bertele-tele dalam penjelasannya. Anda harus waspada terhadap developer yang memiliki ciri-ciri seperti diatas.

Itulah beberapa keuntungan dan kerugian jual beli apartemen. Anda harus pandai membaca situasi yang tepat dalam bisnis ini. Sebab bisnis apartemen membutuhkan spekulasi sehingga anda harus memainkan insting yang benar-benar tepat.

Dengan mengetahui keuntungan dan kerugian jual beli apartemen, anda akan lebih jeli dalam melihat peluang dan berhati-hati terhadap kerugian yang mungkin terjadi.